Menu

10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Berikut Beberapa Efek Sampingnya

November 2, 2015 | Daun Kelor

Selama ini kita akrab dengan istilah dunia tidak selebar daun kelor. Namun, tidak semua orang tahu apa itu daun kelor dan bagaimana bentuknya. Padahal, tumbuhan ini memiliki khasiat yang berguna bagi manusia, baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh maupun mempercantik wajah. Di bawah ini, kita dapat mengetahui dan mendalami 10 manfaat dan khasiat daun kelor.

Manfaat dan khasiat daun kelor

Apa Itu daun Kelor?

Kelor, atau dikenal dengan nama Latin Moringa oleifera, adalah tumbuhan yang berasal dari suku Moringaceae. Ukuran daun kelor terbilang kecil, dengan bentuknya yang bulat cenderung lonjong. Daun kelor berjajar rapi dalam saru tangkai dengan batang yang memiliki tinggi sekitar tujuh sampai sebelas meter. Kelor juga memiliki bunga berwarna putih dengan sentuhan kuning dan menyerbakkan wangi yang tajam. Ia juga mempunyai buah yang dinamakan kelentang dan berbentuk segitiga agak panjang.

Para ibu suka menggunakan daun serta buah kelor sebagai salah satu bahan masakannya, tetutama dalam hidangan sayur. Selain itu, kelor dimanfaatkan juga sebagai obat alternatif bagi mereka yang menderita beberapa penyakit. Menurut sebuah riset yang dilakukan beberapa ilmuwan sejak 1980, bagian kelor yang dapat digunakan untuk obat di antaranya adalah daun, kulit pada batang, serta buah dan biji yang terkandung di dalamnya.

Selain itu, kelor pun dapat menjaga kondisi tanah agar tetap kuat dan tidak menebabkan longsor. Hal itu disebabkan oleh akar pada tumbuhan tersebut yang dapat mengikat air hujan. Manfaat ini telah dibuktikan di beberapa wilayah, seperti Arba Minch serta Konso. Air yang disimpan pada bagian akar kelor ini dapat digunakan sebagai cadangan, sehingga bisa dipakai saat musim kemarau tiba. Maka, tak heran jika tumbuhan ini ditanam di wilayah-wilayah gersang sebagai antisipasi musim kering yang berkepanjangan.

Kandungan dan Manfaat Daun Kelor

Daun kelor mengandung unsur penting yang berguna bagi tubuh. Antara lain potasium yang kandungannya dipercaya tiga kali lipat dibandingkan dalam pisang. Kemudian, kandungan kalsium pada daun ini empat kali lebih besar dibandingkan dengan susu. Selain itu, daun kelor juga mengandung vitamin C yang tujuh kali dari jeruk serta vitamin A yang empat kali lebih tinggi dibandingkan wortel. Kandungan protein daun kelor juga dua kali lipat dari susu biasa.

10 Manfaat dari daun kelor

khasiat daun kelor

Seperti yang telah disebutkan di atas, daun kelor dapat diberdayakan sebagai penunjang kesehatan bagi tubuh manusia. Mari kita simak 10 manfaat daun kelor di bawah ini:

1. Manfaat daun kelor yang pertama

Sumber Energi dan Nutrisi: Selain dijadikan sayur, Anda dapat mengolah daun kelor menjadi minuman teh. Caranya pun cukup mudah dan mirip dengan proses pembuatan teh pada umumnya. Seduhan teh dari daun kelor dipercaya dapat menjadi sumber energi. Sehingga, jika Anda mengonsumsinya secara rutin pada pagi hari, tubuh Anda akan menjadi kuat dan membantu Anda untuk melakukan tumpukan pekerjaan maupun aktivitas di rumah. Teh daun kelor juga dapat dijadikan variasi baru bagi para pecinta minuman ini.

Wortel dikenal sebagai sayuran yang dapat menjaga kesehatan mata dan membuat penglihatan Anda menjadi tajam. Tetapi, kalau Anda kurang menyukai sayuran tersebut, daun kelor dapat dijadikan alternatif. Mengonsumsinya dalam bentuk sayur atau seduhan teh, daun kelor akan memberikan nutrisi, bukan hanya pada mata, tetapi juga otak Anda. Air hasil campuran daun kelor tumbuk pun dapat dijadikan obat tetes jika Anda terserang sakit pada bagian mata.

2. Manfaat daun kelor yang kedua

Mengatasi Alergi dan Sakit Kuning: Jika Anda mempunyai alergi yang ingin disembuhkan, daun kelor pun dapat dimanfaatkan sebagai obat alami. Cara membuatnya pun mudah. Anda hanya perlu mengambil tiga buah gagang kelor yang dicampurkan adas pulasari secukupnya. Kemudian, tambahkan satu siung bawang merah dan tiga gelas air. Selanjutnya, rebus campuran bahan-bahan tersebut hingga air mendidih dan jumlah air tersisa sekitar dua gelas. Untuk konsumsi, saring hasil rebusan tadi dan konsumsi secara rutin setiap hari untuk hasil yang maksimal.

Selanjutnya, daun kelor juga dapat menyembuhkan Anda dari sakit kuning. Cara membuat obat sakit kuning dari daun kelor dapat dipersiapkan dengan mengambil tiga hingga tujuh gagang daun kelor, madu, serta satu gelas air kelapa hijau. Lantas, tumbuk daun kelor tersebut hingga halus, campur dengan air kelapa hijau, lalu saring. Campuran tadi ditambahkan satu sendok makan madu, lalu aduk isinya hingga merata. Agar hasilnya maksimal, Anda harus mengonsumsinya setiap hari sampai Anda pulih dari sakit kuning tersebut.

3. Manfaat daun kelor yang ketiga

Membersihkan Noda dan Flek pada Wajah: Manfaat daun kelor yang ketiga: Untuk kaum Hawa, noda di wajah seperti bekas jerawat atau flek hitam akan sangat mempengaruhi penampilan serta kepercayaan diri mereka. Maka, untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat menggunakan daun kelor sebagai masker alami penumpas noda-noda bandel tersebut. Cara membuatnya pun terbilang mudah. Cukup ambil beberapa helai daun kelor, campur dengan air hangat dan tumbuk hingga menjadi pasta masker. Anda dapat mengoleskannya pada wajah sampai kering atau memakainya sebagai bedak dingin seperti saripohaci.

4. Manfaat daun kelor yang keempat

Membantu Program Diet: Wanita tentunya mendambakan tubuh langsing nan ideal dan akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkannya, salah satunya dengan diet. Anda tidak perlu mengikuti program diet ketat dengan biaya mahal, sebab bahan alami sepertti daun kelor pun sanggup membantu untuk mengurangi berat badan. Dengan meminum seduhan daun kelor yang dibuat jadi teh secara rutin, sistem pencernaan Anda pun akan membaik. Begitu pula dengan sistem kekebalan tubuh Anda, di mana teh daun kelor akan menyerap cepat pada bagian usus dan melakukan pembakaran terhadap kalori.

5. Manfaat daun kelor yang kelima

Melancarkan Proses Buang Air: Daun kelor juga dapat menumpas sulit buang air kecil dan sembelit yang Anda alami selama berhari-hari. Selain dibuat jadi teh, daun kelor juga dapat diolah menjadi sari minuman dengan buah atau sayur lainnya. Caranya pun dapat dipraktikan dengan mudah. Anda harus membuat sari dari daun kelor terlebih dahulu, lalu campurkan dengan sari dari wortel atau mentimun dengan jumlah perbandingan yang sama. Kemudian, sari ini diseduh dengan segelas air hangat. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, konsumsi seduhan sari ini setiap hari.

6. Manfaat daun kelor yan keenam

Melindungi Rambut: Memiliki rambut indah nan sehat dapat dilakukan dengan menggunakan bahan alami seperti daun kelor. Anda dapat membuat teh atau masker rambut. Pertama, kumpulkan daun-daun kelor segar yang masih berwarna hijau. Daun yang masih segar dinilai menyimpam nutrisi untuk menyehatkan rambut. Berbeda dengan daun kelor yang sudah kuning. Tahap berikutnya adalah mengeringkan daun, tetapi usahakan agar daun-daun tersebut kering karena udara, bukan sinar matahari. Jika ingin dijadikan teh, dapat diseduh langsung. Sedangkan untuk masker rambut, tumbuk hingga halus.

7. Manfaat daun kelor yang ketujuh

Mencegah Penyakit Jantung: Dalam Journal of Medinical Food yang terbit pada Februari 2009, sebuah studi yang dilakukan terhadap hewan membuktikan daun kelor terbukti dapat menghindari kerusakan pada jantung dan memiliki kandungan antioksidan. Dalam riset tersebut, 200 mg daun kelor yang diberikan pada satu kilogram berat tubuh dalam 30 hari menunjukkan lipid teroksidasi dengan tingkat yang lebih rendah, sehingga jantung terhindar dari kerusakan secara struktural. Dengan hasil yang memuaskan tersebut, para ilmuwan optimis untuk mengaplikasikan manfaat daun kelor ini terhadap manusia.

8. Manfaat daun kelor yan kedelapan

Anti Tumor dan Kanker: Pada jurnal Food and Chemical Toxicology yang terbit pada Juni 2011, ekstrak dari daun kelor ternyata bermanfaat sebagai anti kanker. Ekstrak daun tersebut dapat mematikan sel dini kanker hingga menghambat perkembangan sel-sel kanker tersebut. Selain itu, kandungan fosfor serta kalsiumnya mampu melakukan pengobatan terhadap penyakit. Daun kelor pun dipercaya dapat menghambat pertumbuhan NFKB dan protein yang menumbuhkan tumor.

9. Manfaat daun kelor yan kesembilan

Mengobati Diabetes: Menurut ilmuwan di Universitas Wiconsin LaCrosse, daun kelor mengandung unsur seng berupa mineral yang dibutuhkan dalam produksi insulin. Mineral tersebut bersifat anti diabetes, sehingga dapat digunakan sebagai obat untuk mereka yang memiliki penyakit diabetes. Para ilmuwan juga menyatakan bahwa daun kelor menunjukan performa yang bagus untuk menghadapi diabetes. Dalam Journal of Diabetes yang diterbitkan pada edisi bulan Juni 2012, dosis 150 mg pada tiap kilogram berat badan yang diberikan dalam jangka waktu 21 hari yang dilakukan pada hewan, akan memberikan manfaat yang baik bagi penderita diabetes.

10. Manfaat daun kelor yang kesepuluh

Membantu Penyembuhan Arthritis: Arthritis merupakan penyakit yang menyerang bagian persendian tulang dan diidap pria maupun wanita berusia di atas 55 tahun. Pada Journal of Chinese Integrative Medicine yang diterbitkan pada bulan Februari 2011 menunjukkan bahwa daun kelor dapat mengurangi rasa sakit serta peradangan yang menyerang bagian persendian. Sementara itu, penelitian yang dilakukan terhadap hewan memperlihatkan hasil jika ekstrak serta akar kelor dapat mengurangi rasa peka terhadap rangsangan pada sendi rematik yang terasa sakit. Selain itu, perpaduan akar serta ekstrak dari kelor tersebut dapat menghasilkan energi yang menanggulangi rasa nyeri.

Efek Negatif dari Kelor bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Manfaat daun kelorKendati daun, akar, kulit, hingga akar kelor memiliki manfaat yang besar untuk kecantikan dan kesehatan, nyatanya tumbuhan ini memiliki efek negatif terhadap beberapa orang dengan kondisi tertentu. Bahkan, meski layak dikonsumsi, bagian akarnya tidak disarankan untuk diolah menjadi makanan. Sebab, bagian tersebut memiliki zat beracun yang berbahaya bagi tubuh. Racun tersebut dapat mengakibatkan kelumpuhan hingga kematian. Selain itu, belum ada penelitian lebih lanjut mengenai sejauh apa efektifitas daun kelor dalam bidang pengobatan.

Sementara itu, ibu hamil juga disarankan tidak mengonsumsi bagian akar, kulit, serta bunganya. Zat kimia berbahaya yang terkandung dalam bagian-bagian tersebut dapat menyerang rahim hingga mengakibatkan keguguran. Kemudian, ada beberapa ibu yang percaya bahwa daun kelor juga dapat memperbanyak produksi air susunya untuk konsumsi sang buah hati. Sayangnya, sejauh ini belum ada penelitian lebih lanjut mengenai manfaat daun kelor untuk ASI bagi ibu menyusui. Maka dari itu, para ibu hamil maupun menyusui sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi daun kelor atau bagian lain dari tumbuhan tersebut.

Selain rajin mengonsumsi daun kelor dan menghindari pantangannya, Anda juga perlu menerapkan gaya hidup sehat. Semoga 10 manfaat daun kelor ini dapat menambah wawasan kita semua.

Related For 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Berikut Beberapa Efek Sampingnya